1. Ketika perusahaan manajemen investasi dinyatakan bangkrut, apakah dana saya akan hilang juga?

Ketika perusahaan manajemen investasi dinyatakan bangkrut, apakah dana saya akan hilang juga?

Tidak. Sama halnya dengan perusahaan manajemen investasi, dana nasabah tidak akan diikut sertakan di Laporan Keuangan Bank Kustodian. Dana nasabah tetap akan tersedia. Sejalan dengan regulasi BAPEPAM dan LK, sebelum pernyataan bankrut dari Bank Kustodian, maka BAPEPAM dan LK akan mengumumkan pengganti Bank Kustodian untuk menggantikan posisi dan tugas dari Kustodian.

2. Ketika Bank Kustodian dinyatakan bangkrut, apakah dana saya akan hilang juga?

Ketika perusahaan manajemen investasi dinyatakan bangkrut, apakah dana saya akan hilang juga?

Tidak. Sama halnya dengan perusahaan manajemen investasi, dana nasabah tidak akan diikut sertakan di Laporan Keuangan Bank Kustodian. Dana nasabah tetap akan tersedia. Sejalan dengan regulasi BAPEPAM dan LK, sebelum pernyataan bankrut dari Bank Kustodian, maka BAPEPAM dan LK akan mengumumkan pengganti Bank Kustodian untuk menggantikan posisi dan tugas dari Kustodian.

3. Apakah investasi saya di GAP Capital aman?

Apakah investasi saya di GAP Capital aman?

Iya, investasi Anda aman. GAP Capital adalah perusahaan manajemen investasi yang kuat yang sudah memiliki kredibilitas tinggi berkat kesuksesannya selama ini.

Semua Reksa Dana yang dikelola oleh GAP Capital telah diakreditasi dan disimpan dalam pengawasan Bank Kustodian di Deutsche Bank AG, cabang Jakarta.

4. Apakah saya perlu menarik dana investasi saya dari Reksa Dana sekarang juga?

Apakah saya perlu menarik dana investasi saya dari Reksa Dana sekarang juga?

Tidak perlu. Reksa Dana adalah produk investasi jangka panjang, maka Anda tidak disarankan untuk menarik maupun menutup rekening Reksa Dana Anda karena ketidakstabilan pasar bursa pada saat ini.

5. Seperti apa strategi GAP Capital pada saat ini?

Seperti apa strategi GAP Capital pada saat ini?

Strategi kami adalah memonitor kondisi pasar bursa dan berpartisipasi secara aktif dalam membeli dan menjual stok dan/atau obligasi, sekaligus memanfaatkan perkembangan jangka panjang yang kami percayai sebagai bursa saham Indonesia yang kekuatannya semakin stabil.

6. Dalam kondisi pasar bursa saat ini, mungkinkah bila Nilai Aset Bersih dari sebuah Reksa Dana berubah menjadi nol (0)?

Dalam kondisi pasar bursa saat ini, mungkinkah bila Nilai Aset Bersih dari sebuah Reksa Dana berubah menjadi nol (0)?

Nilai Aset Bersih tidak akan pernah menjadi nol (0). Aset yang berada di portfolio Reksa Dana yang terdiri atas stok-stok yang terdaftar, instrumen pendapatan tetap (obligasi), dan alat pasar uang (deposit tetap, tunai) akan berkurang nilainya, namun tidak akan pernah berposisi pada angka nol (0).

Saat ini, GAP Capital meletakkan portfolio Reksa Dana mereka di stok-stok dan obligasi-obligasi yang sudah terseleksi dengan nilai investasi yang bagus.

7. Apakah itu Reksa Dana?
Reksa Dana adalah kendaraan yang digunakan oleh Manajer Investasi untuk mengumpulkan dana dari masyarakat umum untuk diinvestasikan dalam Portfolio Keamanan. Reksa Dana adalah wadah investasi yang sederhana bagi mereka yang bertujuan ingin berinvestasi jangka panjang. Dana dikelola oleh Manajer Investasi profesional yang tugasnya adalah mengelola dana para investor untuk mencapai tujuan investasi mereka.
8. Mengapa anda dianjurkan untuk memiliki Reksa Dana?
Untuk menghasilkan pendapatan tambahan dalam jangka waktu yang panjang dan juga sebagai tabungan masa depan. Reksa Dana membebaskan para investor dari permasalahan finansial yang rumit dengan adanya pengelolaan investasi dari para manajer professional.
9. Apakah keuntungan berinvestasi lewat Reksa Dana?
  1. Manajer Profesional

Reksa Dana dikelola oleh Manajer Investasi superior yang tahu cara menemukan kesempatan terbaik dalam berinvestasi. Manajer Investasi telah melakukan banyak riset akan kesempatan berinvestasi untuk pemegang saham/unit, mereka memilih tipe-tipe investasi/saham yang dapat meraih tujuan investasi tersebut.

  1. Likuiditas

Likuiditas adalah kemampuan mengelola aliran masuk dan keluarnya tunai dari suatu saham Reksa Dana. Dalam hal ini, produk yang paling cocok adalah saham Reksa Dana yang terdaftar di Pasar Saham dimana transaksi selalu terjadi pada tiap harinya, tidak seperti Tabungan Masa Depan/Deposito atau Sertifikat Deposito Berjangka.

  1. Diversifikasi

Diversifikasi adalah situasi dimana kita menghindar untuk meletakkan semua dana kita di 1 (satu) saham saja. Tujuan diversifikasi adalah untuk mendistribusikan faktor risiko. Manajer Investasi akan menseleksi stok saham dari beberapa perusahaan yang berbeda, sehingga performa dari satu stok saham tidak mempengaruhi performa keseluruhan saham Reksa Dana.

Cara perbandingannya adalah apabila Anda membeli saham secara langsung, maka Anda diperbolehkan membeli hanya 1 (satu) jenis stok saham, dan nilai portfolio Anda akan sangat tergantung dengan performa nilai stok saham tersebut. Bila performa sedang bagus, maka Anda akan mendapatkan keuntungan yang bagus juga. Namun, bila nilainya berkurang, persentase kerugian Anda bisa mencapai nilai investasi pertama Anda. Dalam hal ini, diversifikasi dapat membantu dalam penyeimbangan.

Contoh dari keuntungan diversifikasi:

Bayangkan Anda menginvestasikan IDR 5,000,000 dalam Reksa Dana yang terdiri dari stok saham yang berbeda-beda. 1% dari dana Anda diinvestasikan di PT XYZ. Pada hari keesokannya, perusahaan saingan PT XYZ meraih keuntungan besar sehingga nilai stok saham PT XYZ berkurang hingga 25%. Apabila Anda telah menginvestasikan seluruh dana Anda di saham PT XYZ, maka dana lDR 5,000,000 Anda akan berkurang menjadi lDR 3,750,000. Tetapi dengan Reksa Dana, dimana stok saham PT XYZ hanya mewakili 1% saja, maka berkurangnya nilai saham tersebut tidaklah berdampak terlalu banyak.

 

10. Bagaimana cara bekerjanya kepemilikan dan harga dari Reksa Dana?

Kepemilikan Reksa Dana berada dalam bentuk unit stok saham. Anda, sebagai investor, memiliki beberapa unit di Reksa Dana Anda, berdasarkan nilai investasi Anda.

Investor akan sering menerima beberapa bagian dari pengembalian modal dan kerugian. Tiap Reksa Dana memiliki harga stok yang dikenal sebagai Nilai Aset Bersih, yaitu nilai dari tiap unit stok Reksa Dana. Sebagian besar Reksa Dana menghitung harga stok saham mereka setiap hari, atau setiap minggu.

Ini dikarenakan oleh perubahan-perubahan dinamis dalam stok portfolio Reksa Dana yang merefleksikan pergerakan stok dan pasar finansial. Harga stok Reksa Dana ditentukan dengan cara membagi nilai portfolio Reksa Dana tersebut dengan jumlah stok yang didistribusikan dari Reksa Dana.

Contoh: Reksa Dana ABC memiliki nilai investasi sebanyak IDR 2,000,000.000,sedangkan jumlah stok yang telah terdistribusikan adalah IDR 500,000 buah, jadi harga stok per unit Reksa Dana ABC adalah IDR 4,000.

Contoh: Dampak dari perubahan harga saham Reksa Dana

Pada bulan Januari, Anda berinvestasi Reksa Dana sebanyak IDR 10,000,000 dalam saham Reksa Dana dengan harga per stok unit IDR 10,000 jadi jumlah stok saham Reksa Dana yang Anda miliki adalah 1,000 unit.

Pada bulan Maret, harga stok saham berkurang, jadi harga saham Reksa Dana per unit berkurang juga menjadi IDR 9,000. Anda tetap memiliki stok saham sebanyak 1,000 namun jumlah total nilai investasi Anda menjadi IDR 9,000,000.

Pada bulan Juni, harga per unit saham Reksa Dana naik menjadi IDR 11,000 sehingga nilai investasi Andapun turut naik juga. Saham Anda tetap pada 1,000 unit namun jumlah total nilai investasi Anda menjadi IDR 11,000,000.

11. Tipe saham Reksa Dana seperti apakah yang bisa anda beli?

Pada umumnya, semua struktur saham Reksa Dana sama namun memiliki tujuan yang berbeda. Reksa Dana berfokus pada jaminan dan stabilitas, pendapatan tetap, atau perkembangan jangka panjang. Hal yang paling penting adalah untuk menentukan tujuan Anda sebelum memilih tipe Reksa Dana yang spesifik.

  1. Dana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund):Untuk Stabilitas

Reksa Dana Pendapatan Tetap berfokus pada keuntungan yang stabil dan jaminan, berinvestasi pada instrumen berkualitas serta berpendapatan tetap, seperti Deposito Sertifikat, Surat Komersial, dan sertifikat-sertifikat obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), badan pemerintah, dll. Instrumen-instrumen ini memberi keuntungan yang lebih tinggi daripada deposito bank namun bentuknya masih konservatif. Dana Pendapatan Tetap cocok bagi mereka yang cenderung memilih untuk berinvestasi jangka pendek atau mereka yang tidak mau mengambil risiko kehilangan sebagian dari investasi mereka. Namun keuntungan besar tidak bisa diharapkan bila Anda mempertimbangkan tingkat inflasi tahunan.

  1. Dana Ekuitas (Equity Fund): Untuk Jangka Panjang

Dana Ekuitas adalah saham Reksa Dana yang diinvestasikan pada stok saham yang terdaftar di Pasar Saham, yang melambangkan kepemilikan pada suatu perusahaan. Dana Ekuitas cocok untuk mereka yang ingin berinvestasi jangka panjang hingga puluhan tahun.

Ide dibalik Dana Ekuitas adalah biarpun harga saham cenderung menaik ataupun menurun dalam jangka waktu pendek, sejarah membuktikan bahwa Dana Ekuitas memberikan keuntungan yang lebih besar dalam jangka waktu panjang dibandingkan dengan Dana Pendapatan Tetap.

  1. Reksa Dana Campuran (Balanced Fund): Campuran antara stabilitas pendapatan tetap dan perkembangan jangka panjang ekuitas

Reksa Dana Campuran adalah saham Reksa Dana yang diinvestasikan pada instrumen pendapatan tetap serta pada saham perusahaan yang terdaftar di Pasar Saham.

Tipe Reksa Dana ini mengoptimalkan keuntungan melalui performa saham di Pasar Saham sementara mendapatkan dukungan dari instrumen Pendapatan Tetap.

12. Mengapa VISI JANGKA PANJANG penting dalam berinvestasi?

Berinvestasi dengan visi jangka panjang tidak hanya penting, namun suatu ide yang bagus, apalagi bila dikaitkan dengan persiapan untuk pensiun.

Lebih mudah untuk menjelaskan lewat suatu contoh:

Pada umur 10 tahun, Anda diwariskan IDR 5,000,000 dan menginvestasikannya sebanyak 20% keuntungan per tahun. Ketika Anda lulus SMA pada umur 18 tahun, investasi Anda sudah bernilai IDR 21,500,000. Apabila Anda tetap meneruskan investasi Anda, ketika Anda sudah lulus kuliah, investasi Anda sudah bernilai IDR 191,700,000. Dan ketika Anda sudah berumur 50 tahun, nilai investasi Anda menjadi IDR 7.35 Milyar dan demikianlah seterusnya hingga ketika Anda sudah berumur 65 tahun, investasi Andapun sudah bernilai lDR 113.200,000. Luar biasa!

13. Bagaimana caranya memilih saham Reksa Dana?

Langkah pertama adalah menentukan saham Reksa Dana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, persyaratan investasi, dan cara Anda mengelola keuangan Anda.

Setiap investor, baik yang pemula maupun yang sudah ahli, memulai dengan tujuan yang sama, yaitu menabung untuk masa pensiun, menutupi biaya kuliah, mempertahankan gaya hidup, dan mendapatkan pemasukan. Di setiap kasus, Anda harus menentukan tujuan investasi Anda sendiri  dan risiko yang Anda rela ambil.

Sebagaimana yang telah disebut, apabila Anda memiliki lebih banyak waktu ketimbang uang, pilihlah saham Reksa Dana yang berpotensial tinggi dalam jangka panjang karena Anda tidak akan perlu khawatir perihal fluktuasi dalam jangka waktu pendek.

14. Bagaimana caranya memilih Perusahaan Manajemen Investasi?
  1. Kepercayaan

Bisa berdasarkan reputasi maupun besarnya perusahaan tersebut ataupun perusahaan induk di belakangnya.

  1. Pengalaman

Dalam hal ini, Anda harus memperhatikan performa dalam pengelolaan saham Reksa Dana yang sudah ada dan kekonsistenan mereka dalam jangka panjang.

Ini adalah suatu hal yang penting karena performa jangka pendek yang bagus tidak selalu menjadi indikator performa bagus dalam jangka panjang.

15. Bagaimana biaya dari sebuah investasi?

Bila Anda membandingkan biaya berinvestasi di saham Reksa Dana dengan waktu yang diperlukan untuk memilih saham untuk dijadikan instrument Pasar Saham Anda langsung dari pasar sahamnya, maka Anda akan menyadari betapa ekonomisnya memiliki saham Reksa Dana. Ada 3 macam biaya yang diasosiasikan dengan Reksa Dana.

Yang pertama adalah biaya pengelolaan tahunan untuk saham Reksa Dana. Anda tidak perlu langsung membayar biaya itu karena sudah termasuk di nilai saham Reksa Dana tersebut.

Biaya pengelolaan untuk Pasar Saham Reksa Dana biasanya tidak lebih dari 1% per tahun dan untuk Dana Ekuitas adalah 2,5% per tahun.

Yang kedua adalah biaya penempatan atau pembelian yang sudah dibayar sejak awal. Biayanya bervariasi antara 0 hingga 6%, tergantung dari jenis dan penempatan tiap saham Reksa Dana. Biaya yang terakhir, yang memang diterapkan oleh beberapa saham Reksa Dana, adalah biaya penarikan, yang harus dibayar ketika Anda menjual ataupun menarik investasi Anda.

16. Bagaimana caranya membeli dan menjual?

Secepatnya Anda telah menentukan pilihan Anda pada sebuah saham Reksa Dana, hubungilah perusahaan Manajemen Investasi yang mengelola dana tersebut. Anda akan diminta untuk mengisi formulir aplikasi untuk melakukan pembelian dan mengembalikannya dengan bukti pembayaran ataupun transfer bank.

Ketika semua persyaratan telah terpenuhi dan disetujui oleh Manajer Investasi, kepemilikan Anda atas saham Reksa Dana telah efektif. Sebagai bukti kepemilikan, Anda akan menerima kontrak pembelian. Hal yang sama juga berlaku bilamana Anda ingin menjual saham Reksa Dana. Anda akan diminta mengisi formulir aplikasi untuk melakukan penjualan dan menyerahkan kepada perusahaan manajemen investasi.

Secara umum, Anda akan menerima tunai seminggu setelah penarikan. Transaksi jual-beli bisa diselesaikan secara harian dan mingguan tergantung dengan regulasi tiap saham Reksa Dana.

17. Apakah saham Reksa Dana termasuk dalam pengurangan pajak?

Membeli dan menjual unit saham Reksa Dana tidak termasuk dalam pengurangan pajak.

18. Investasi saham Reksa Dana (khususnya equity funds) adalah tujuan jangka panjang.

Waktu berpihak pada Anda, bilamana Manajer Investasi Anda menginvestasikannya dalam perusahaan yang kuat keadaannya dan juga dikelola secara matang dengan perencanaan bisnis yang superior. Sebagai altenatif, investasi yang bagus ibarat menjadi partner sebuah perusahaan yang kuat, sembari menikmati untung dari perusahaan tersebut dari waktu ke waktu.

Investasi yang sebenarnya bukanlah mencoba memprediksi fluktuasi harga saham dalam jangka waktu pendek. Ada beberapa orang yang menganggap dirinya mampu memprediksi pergerakan harga saham dan berpikir bahwa mereka akan cepat kaya dengan cara membeli dan menjual saham di Pasar Saham kapan saja. Kami sebagai investor professional yang berpengalaman selama lebih dari 10 tahun, tetap yakin bahwa tidak pernah ada orang, termasuk kami sendiri, yang bisa melakukan hal ini secara konsisten dan berhasil.

19. Jadi, pelajaran apakah yang bisa kami petik dari fluktuasi Pasar Saham?

Jangan panik…bersabarlah…dan nikmatilah sukses jangka panjang.

Cobalah untuk membaca tabel Pasar Sahamsebulan sekali, bahkan agar lebih baik lagi, setahun sekali. Dan bilamana ada yang bilang ke Anda bahwa ada beberapa stok yang nilainya semakin menurun, hal pertama yang sebaiknya berada di pikiran Anda adalah, “Bagus! Sudah saatnya membeli lagi!”

Ingatlah bahwa berinvestasi bukanlah hal yang mudah. Nilai pasar saham selalu berkurang bahkan jatuh pada setiap tahunnya, dan ini kerap membuat para investor ingin segera menjual sahamnya sebelum nilai pasar saham semakin berkurang. Tindakan seperti ini tidaklah dianjurkan. Anda sebenarnya akan dapat berhemat dan menabung dengan cara mempertahankan stok saham Anda.

Jadi, kapankah waktu yang tepat untuk menjual saham Anda? Sebenarnya, tidak ada waktu yang tepat…Manajer Investasi Andalah yang akan menjual stok saham Anda hanya jika mereka telah mendapatkan informasi terkini mengenai perusahaan tersebut, seperti kegagalan sebuah produk yang baru diorbitkan, banyaknya persaingan, dll. Manajer Investasi yang bagus yang telah berkomitmen untuk jangka panjang tidak akan pernah menjual stok saham karena rasa panik dan terdesak atau karena harga yang meninggi.

Ingatlah, jangan pernah menjual stok saham maupun saham Reksa Dana Anda kecuali bila objektifitas investasi Anda ketika Anda pertama kali memulai sudah tercapai.

Singkat kata, belilah stok saham/saham Reksa Dana dengan “dana dingin” atau dana yang sudah pasti tidak akan Anda gunakan dalam waktu yang dekat. Dan jangan lupa bahwa “periode waktu” dalam hal ini lebih penting dibanding “perhitungan waktu”.

20. Apakah anda membutuhkan dana yang besar untuk melakukan investasi lewat Reksa Dana?

Tidak, Anda tidak membutuhkan dana yang terlalu besar. Biasanya Reksa Dana memiliki ketentuan minimum, tetapi jumlahnya relatif lebih kecil dibandingkan dengan  portfolio-portfolio lain pada umumnya. Biasanya ketentuan minimum untuk setiap pengurangan adalah antara IDR 500,000 hingga IDR 5,000,000.